
Presiden Prabowo menyampaikan taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Centre (SICC), Senin (02/02).
Dalam taklimat ini, Presiden menekankan bahwa tujuan pembangunan nasional adalah memastikan kualitas hidup rakyat benar-benar meningkat. Kualitas hidup tersebut mencakup kecukupan pangan bergizi, jaminan kesehatan, pendidikan yang layak, serta penghasilan yang memadai. Strategi tersebut dijalankan melalui 8 misi Asta Cita, 17 program prioritas, dan program hasil terbaik cepat.
Dalam konteks pembangunan sumber daya manusia, Presiden secara khusus memaparkan Sekolah Rakyat sebagai inovasi yang jarang dilakukan di banyak negara. Program ini menyasar anak-anak dari kelompok paling tidak mampu untuk disekolahkan di sekolah berasrama, agar mereka benar-benar dikeluarkan dari jerat kemiskinan. Sebagai miniatur program pengentasan kemiskinan, orang tua siswa sekolah rakyat juga diberdayakan dan dilibatkan dalam program-program prioritas nasional.
Dalam paparannya, Presiden menyampaikan bahwa hingga saat ini Sekolah Rakyat rintisan telah berjalan di 166 lokasi yang tersebar di 131 kabupaten/kota dan 34 provinsi. Sebaran Sekolah Rakyat tersebut meliputi Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, BaliāNusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.